Pemberdayaan25 Mei 2026

Sinergi Lintas Sektor: Warga Masangan Tengah Perkuat Kelembagaan ProKlim dan Adaptasi Mitigasi

Oleh: Admin YEKA

Img 4171
Img 4178
Img 4182

Foto: Img 4171

GRESIK – Kelompok masyarakat Dusun Masangan Tengah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik secara resmi mengonsolidasikan diri ke dalam sistem tata kelola lingkungan yang terstruktur melalui pelaksanaan Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Aksi Adaptasi-Mitigasi, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan intensif yang bertempat di Balai Desa Masangan ini ditujukan untuk memitigasi dampak nyata perubahan iklim—seperti anomali cuaca dan risiko banjir kawasan—dengan mereplikasi kesuksesan administrasi dan lapangan dari ProKlim Lestari RW 01 Desa Prupuh yang telah mencapai level tertinggi nasional.

Rangkaian intervensi kapasitas yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut diawali dengan registrasi administratif dan pengujian indikator pemahaman awal peserta melalui lembar pre-test yang didistribusikan oleh tim lapangan. Memasuki sesi utama, forum menerima transfer pengetahuan dan manajemen organisasi yang dipaparkan langsung oleh Kader ProKlim Lestari RW 01 Prupuh. Materi tidak hanya menyentuh aspek teoretis, melainkan langsung menyasar pada standarisasi pembagian tugas internal, penyusunan tata arsip seperti buku kegiatan, daftar hadir, dokumentasi visual, hingga teknik penyusunan notulensi berkala yang menjadi syarat mutlak penilaian Program Kampung Iklim (ProKlim) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Memasuki fase simulasi, para peserta yang terdiri dari kader lingkungan, perwakilan rukun warga, serta tokoh masyarakat diarahkan untuk memetakan risiko kerentanan ekologi di lingkungan sekitar dusun. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, forum langsung merumuskan draf Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang berfokus pada empat sektor aksi mitigasi taktis: standarisasi sistem pemilahan sampah organik dan anorganik, intensifikasi penghijauan melalui pemanfaatan pekarangan rumah tangga dengan tanaman hortikultura ketahanan pangan, penghematan energi kolektif, serta penjadwalan kerja bakti lingkungan yang terdata secara berkala.

Inisiatif penguatan kelembagaan berbasis tapak ini mendapatkan pengawalan dan dukungan dari elemen pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta sektor swasta yang berkomitmen pada pengembangan instrumen lingkungan berkelanjutan. Integrasi multipihak ini memastikan bahwa program penataan ruang hidup tidak berjalan secara sporadis, melainkan menjadi agenda pembangunan desa yang memiliki kepastian dukungan logistik dan kebijakan.

Kepala Desa Masangan menyatakan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal legalitas dan keberlanjutan operasional kelompok ProKlim yang baru diperkuat ini. "Pemerintah desa memberikan ruang seluas-luasnya dan dukungan penuh bagi kader lingkungan untuk bergerak. Pelatihan ini krusial karena ketahanan terhadap banjir dan perubahan iklim tidak bisa dicapai hanya dengan kerja bakti sesekali, melainkan harus lewat organisasi warga yang rapi, tertib administrasi, dan memiliki rencana aksi yang jelas dan terukur setiap bulannya," tegasnya saat memberikan sambutan pembukaan.

Sejalan dengan arah kebijakan desa, perwakilan manajemen CSR PT Smelting menegaskan bahwa investasi sosial perusahaan difokuskan pada program-program kemitraan strategis yang mampu membangun kemandirian masyarakat secara jangka panjang. "Keterlibatan kami dalam mendukung ProKlim di Masangan Tengah merupakan bagian dari tanggung jawab lingkungan korporasi yang menyasar langsung pada akar rumput. Kami melihat potensi kelembagaan di dusun ini sangat besar, dan dengan pendampingan yang tepat, kawasan ini dapat bertransformasi menjadi koridor hijau yang mandiri, adaptif, dan mampu menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Gresik," terangnya.

Sebagai basis keberlanjutan program, pelatihan ini secara resmi menetapkan keterlibatan aktif generasi muda Dusun Masangan Tengah ke dalam struktur organisasi ProKlim lokal. Para pemuda desa disepakati untuk mengemban tanggung jawab pada divisi edukasi publik, pengelolaan sistem dokumentasi digital, serta visualisasi pelaporan aksi lingkungan. Penutupan kegiatan ditandai dengan pelaksanaan post-test yang menunjukkan grafik kenaikan signifikan pada pemahaman teknis adaptasi peserta, disusul dengan pembacaan doa bersama sebagai komitmen dimulainya gerakan iklim yang terorganisir di Masangan Tengah.