PASURUAN — Memperkuat keterlibatan masyarakat akar rumput dalam menjaga kelestarian daerah resapan air, Yayasan Elang Katulistiwa Adipavitra (YEKA) bersama PT Tirta Investama - Plant Keboncandi merampungkan rangkaian Penguatan Kelembagaan dan Pelatihan Manajemen Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) Desa Pancur. Puncak kegiatan ditandai dengan penetapan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan, penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta penandatanganan kesepakatan penanaman komoditas vegetasi konservasi pada Balai Desa Pancur, Kamis malam (20/08/2026).
Langkah konsolidasi kelembagaan yang berlangsung intensif sepanjang Agustus 2026 ini dirancang untuk menjawab tantangan tata kelola organisasi lokal di wilayah prioritas resapan air Sub DAS Keboncandi. Dalam forum partisipatif yang dihadiri oleh 20 perwakilan pemangku kepentingan desa, struktur inti kepengurusan KMPS Desa Pancur secara resmi disepakati di bawah pembinaan Kepala Desa Pancur, dengan Suriyanto menjabat sebagai Ketua, Rifki Denny Setiawan sebagai Sekretaris, dan Riadi sebagai Bendahara, dibantu oleh 13 anggota aktif yang mewakili unsur petani lokal.
Selain memformalkan struktur kepemimpinan dan aturan internal kelompok, pelatihan manajemen ini berhasil menyusun rencana kerja terpadu. Para petani dan pengurus KMPS berkomitmen penuh untuk memimpin aksi penanaman serta pemeliharaan bibit pohon Durian dan Sengon—dua jenis vegetasi yang dipilih secara strategis karena memiliki fungsi ekologis tinggi dalam menahan laju erosi dan menyerap air tanah, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi (agroforestry) bagi warga setempat. Rencana pengembangan unit usaha independen KMPS juga disepakati untuk menjamin keberlanjutan finansial organisasi pasca-program.
"Konservasi air tidak akan pernah bisa bertahan lama jika hanya bersandar pada infrastruktur fisik tanpa ditopang oleh kelembagaan lokal yang solid dan mandiri. Melalui perumusan AD/ART, pembagian peran yang transparan, serta komitmen penanaman bibit Durian dan Sengon ini, kita sedang meletakkan fondasi kepemimpinan warga yang akan menjadi benteng pertahanan ekosistem air di Desa Pancur," tegas Tim Pendamping Lapangan Yayasan Elang Katulistiwa Adipavitra (YEKA).