Pelatihan Fasilitasi Usaha di Pasuruan
Oleh: Admin YEKA
Foto: Pelatihan Fasilitas Usaha 2
Pasuruan – Yayasan Elang Katulistiwa Adipavitra (YEKA) dengan dukungan CSR PT Tirta Investama-Plant Keboncandi melaksanakan pelatihan fasilitasi usaha di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada 13 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok masyarakat melalui pengembangan usaha ayam DOC joper dan pupuk kompos, sekaligus menyiapkan KMPS Puncet sebagai agen replikasi pengetahuan usaha produktif bagi anggota dan masyarakat sekitar. Suasana pelatihan berlangsung aktif dengan partisipasi KMPS Puncet dan petani Desa Lumbang. Forum sehari penuh ini menghadirkan atmosfer interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan praktik sederhana.
Antusiasme terlihat ketika peserta mencoba teknik dasar pemeliharaan ayam DOC joper serta pembuatan pupuk kompos dari limbah organik. Proses pelaksanaan dimulai dengan koordinasi antara YEKA dan pelaku usaha ayam DOC joper sebagai narasumber utama. Materi pelatihan disusun sesuai potensi usaha yang dapat diterapkan di lapangan. Pelatihan teknis mencakup manajemen pakan, kesehatan ternak, pengelolaan kandang skala kelompok, serta pemanfaatan pupuk kompos. Lebih jauh lagi, KMPS Puncet diposisikan sebagai calon fasilitator lokal, dengan penekanan pada kemampuan menyampaikan kembali materi dan merancang rencana usaha yang dapat direplikasi. Dengan demikian, kegiatan ini menghasilkan sejumlah capaian penting.
Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait peluang usaha ayam DOC joper dan pupuk kompos sebagai sumber pendapatan tambahan. KMPS Puncet dinilai memiliki kesiapan awal untuk mereplikasi pengetahuan kepada anggota lainnya. Usaha produktif dipahami sebagai penopang keberlanjutan kegiatan konservasi, khususnya dalam mendukung pemeliharaan rorak, sumur resapan, dan vegetasi. Beberapa hasil utama yang dicapai antara lain:
• Pelatihan berjalan dengan partisipasi aktif KMPS dan petani Desa Lumbang.
• Peserta memahami peluang usaha ayam DOC joper dan pupuk kompos.
• KMPS Puncet siap mereplikasi keilmuan kepada anggota lainnya.
• Usaha produktif dipahami sebagai penopang keberlanjutan konservasi air.
Oleh karena itu, dampak awal kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas ekonomi masyarakat sebagai bagian dari konservasi berkelanjutan. Ke depan, tindak lanjut akan difokuskan pada replikasi materi oleh KMPS Puncet melalui pertemuan rutin, pendampingan ringan oleh YEKA, serta pengembangan usaha ayam DOC joper dan pupuk kompos sebagai kegiatan ekonomi pendukung konservasi air.
“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat memiliki sumber pendapatan alternatif yang ramah lingkungan. Kami berkomitmen mendampingi agar usaha produktif ini berjalan berkelanjutan,” (ujar Direktur YEKA). Penutup kegiatan menegaskan bahwa sinergi multipihak menjadi kunci keberhasilan konservasi air. Harapan besar muncul agar usaha produktif masyarakat Desa Lumbang dapat menjadi model keberlanjutan yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga.