Pemberdayaan25 Mei 2026

Sinergi Lintas Kecamatan: Warga RW 01 Desa Ketanen Perkuat Fondasi Kelembagaan Menuju Kawasan ProKlim Mandiri

Oleh: Admin YEKA

Foto Bersama
Foto Mou Pembinaan Kader Lestari
Pembukaan
Posttest

Foto: Foto Bersama

GRESIK – Kelompok masyarakat RW 01 Desa Ketanen, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik secara resmi memulai restrukturisasi tata kelola lingkungan di wilayahnya melalui penyelenggaraan Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Aksi Adaptasi-Mitigasi pada Minggu (17/5/2026). Langkah strategis yang bertempat di Balai Desa Ketanen ini dilaksanakan guna mengadopsi dan mereplikasi keberhasilan cetak biru Program Kampung Iklim (ProKlim) dari wilayah binaan ProKlim Lestari RW 01 Desa Prupuh, Kecamatan Panceng. Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen investasi sosial jangka panjang PT Smelting dalam mendorong lahirnya kelembagaan lingkungan yang mandiri, sistematis, dan akuntabel di tingkat tapak.

Rangkaian kegiatan yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini diawali dengan proses registrasi peserta secara tertib oleh tim fasilitator lapangan guna memastikan validitas administrasi dan daftar hadir. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui rangkaian sambutan dari Kepala Desa Ketanen, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan manajemen PT Smelting yang menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Sebelum memasuki pemaparan materi inti, para peserta diwajibkan menyelesaikan uji pemahaman awal (pre-test) untuk memetakan sejauh mana kapasitas dasar masyarakat terkait konsep adaptasi, mitigasi, dan tata pamong kelembagaan lingkungan.

"Aksi nyata di lapangan seperti penanaman pohon atau pengelolaan sampah akan mudah kehilangan arah tanpa adanya sistem administrasi kelompok yang rapi. Kejelasan pembagian tugas, tertibnya pendokumentasian, serta adanya notulensi berkala adalah instrumen utama yang memastikan gerakan lingkungan di tingkat RW ini dapat terus diwasi, dievaluasi, dan diakui secara nasional," ungkap salah seorang Kader ProKlim Lestari RW 01 Prupuh saat memaparkan materi tata kelola organisasi di hadapan para peserta.

Dalam sesi inti, forum mendapatkan pembekalan intensif mengenai teknik penyusunan buku kegiatan dan pengelolaan administrasi yang sistematis. Memasuki paruh kedua, pelatihan dilanjutkan dengan sesi praktik lapangan dan diskusi kelompok terpumpun guna memetakan potensi kerentanan iklim lokal serta merumuskan program mitigasi praktis seperti penghematan energi, pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan, dan optimalisasi bank sampah. Kendala teknis operasional berupa penataan fasilitas proyektor visual dan sistem pengeras suara di gedung balai desa baru sempat terjadi di awal sesi, namun kesigapan respons tim fasilitator di lapangan berhasil memitigasi keterlambatan tersebut sehingga seluruh rangkaian acara tetap berjalan dinamis, tertib, dan kondusif.

Pelatihan ditutup dengan penyusunan dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disepakati bersama oleh seluruh perwakilan warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Komensus tersebut menetapkan penyempurnaan menyeluruh pada struktur kepengurusan Kelompok Masyarakat (Pokmas) ProKlim RW 01 Ketanen dengan membagi fungsi kerja secara spesifik ke dalam bidang adaptasi, mitigasi, administrasi, serta edukasi. Selain itu, disepakati pula pembentukan forum pertemuan rutin berkala untuk monitoring program serta pelibatan aktif generasi muda sebagai motor penggerak digitalisasi data dan kampanye edukasi lingkungan. Setelah lembar post-test diselesaikan oleh seluruh kader dengan menunjukkan grafik peningkatan pemahaman yang signifikan, seluruh rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama.